Sunday, 2 July 2017

KPU ajukan Rp 100 miliar untuk Pilkada Jayapura dan Pilgub Papua

 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua mengusulkan anggaran Rp 100 miliar untuk penyelenggaraan Pilkada Jayawijaya 2018 yang akan dilaksanakan serentak dengan Pilkada Papua.
Anggota KPU Jayawijaya Divisi Logistik dan Keuangan, Effendi Pakpahan mengatakan usulan dana itu terbagi menjadi Rp 75 miliar untuk penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya dan Rp 25 miliar untuk Pemilihan Gubernur Papua. Pihaknya sudah mengajukan usulan permintaan dana hibah kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.
"Pemkab Jayawijaya sudah menyiapkan dana untuk kita terkait Pilkada Kabupaten Jayawijaya, dan sekarang kita ada persiapkan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD)," katanya seperti dilansir Antara, Rabu (28/6).
Sekretaris KPU Jayawijaya Joy Bukorsyom menambahkan, permintaan dana Pilkada 2018 lebih besar dibandingkan tahun 2017.
"Ini karena dana kampanye yang sebelumnya ada di partai politik, kini ditanggung oleh KPU dan pengadaan alat peraga ini yang paling banyak menyedot biaya," katanya.
KPU dan pemerintah juga akan melakukan sharing dana untuk pelaksanaan Pilkada 2018. Semisal pembayaran honor penyelenggara akan ditanggung oleh KPU, sementara untuk biaya di luar dari honor penyelenggara akan ditanggung oleh pemerintah kabupaten dan provinsi. 

Siap maju Pilwalkot Bandung, Nurul Arifin ingin seperti Risma

 Politisi Partai Golkar Nurul Arifin menyatakan, kesiapannya maju di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2018. Sebagai perempuan, dia ingin bisa sukses membangun Kota Kembang ini, layaknya Tri Risma Harini membangun Surabaya.

"Kalau Surabaya punya Ibu Risma, Tangerang punya Airin dan saya ingin bisa bangun Bandung juga seperti mereka yang sudah sukses," katanya saat ditemui di kawasan Stasiun Bandung, Sabtu (1/7).

Dia mengaku, sudah meminta restu para sesepuh di Kota Bandung, khususnya mereka yang satu kendaraan di Partai Golkar. Dia mengklaim mendapatkan sinyal dukungan untuk maju di Pilwalkot Bandung. 

"Kalau secara formal memang sudah komunikasi, kalau sesepuh Ceu Popong, Kang Cece. Dan Ketua Golkar Bandung Deden Hidayat dan pengurus Golkar lainnya. Saya ingin soft ya. Enggak mau ada kisruh-kisruh," jelasnya.

Nurul yakin kehadirannya untuk maju di pesta demokrasi Kota Bandung tahun depan bisa diterima warga. Sebagai kota modern, masyarakat Bandung dinilai bisa lebih obyektif menentukan pemimpinnya untuk lima tahun ke depan.

‎"Bandung lebih cair dan terbuka. Seniman lahir di sini, pemikir, kaum ideolog. Banyak pemimpin lahir di sini. Sehingga bisa menerima ini semua. Kalau saya pribadi jangan diserang dengan isu gender. Tapi yang dikemukakan itu bagaimana kemampuannya," terang perempuan kelahiran Bandung 1966 silam tersebut.

Dia cukup memuji dengan perubahan yang dilakukan Wali Kota Ridwan Kamil untuk Bandung. mantan anggota DPR ini juga ingin melanjutkan apa yang sudah diraih Ridwan Kamil dengan lebih merata.

"Kalau saya dapat kesempatan ; saya bangun tempat kelahiran saya, apalagi Cicadas tempat saya lahir. Yang penting apa yang dilakukan Emil saya ingin ratakan. Saya ingin ke pinggir dengan maksud mensejahterakan," tutup Nurul. 

15 Petugas dibekali alat pemotong besi evakuasi korban heli Basarnas


 Komandan SAR Magelang, Heri Prawoto menegaskan sebanyak 15 personel gabungan dari SAR, BPBD dan Damkar Kabupaten Magelang dikerahkan untuk mengevakuasi korban heli Basarnas yang menabrak Gunung Butak, Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Heli Basarnas jenis jenis AS365N3 Dauphin mengalami kecelakaan sekitar pukul 17.30 WIB.

"Sekitar 15 personel terdiri dari 4 personel SAR, 6 personel Damkar dan sisanya dari BPBD Kabupaten Magelang kami kerahkan," tegas Heri kepada merdeka.com Minggu (2/7) malam.

Heri menjelaskan, personel yang diberangkatkan dilengkapi dengan berbagai peralatan di antaranya; 3 unit mobil, Comi Tool (alat pemotong), Cutter Sigma (pemotong besi) serta alat survival dan segala macam perlengkapan semua dikerahkan.

"Alat ini untuk evakuasi heli yang jatuh dimungkinkan korban dalam kondisi terjepit. Kami kirim personel setelah diminta oleh Basarnas Kantor Semarang dan dapat kabar serta permintaan pengerahan personel sekitar habis maghrib," terang Heri.

Heri juga membeberkan untuk personel BPBD Magelang dikerahkan setelah mendapatkan kontak dari Kepala BPBD Jateng supaya BPBD Kabupaten/Kota di sekitar Temanggung ikut terjun melakukan proses evakuasi korban.

"Kami juga dapat kontak dan berkoordinasi dengan Kepala BPBD Jateng Sarwa Permana untuk ikut memback-up proses evakuasi.

Heri Menambahkan, selain dari Kabupaten Magelang, ada personel SAR, Damkar dan BPBD lain seperti dari Temanggung sendiri, Wonosobo serta dari Yogyakarta.

"Bahkan juga di BKO ke Temanggung personel dari Yogya," pungkas Heri. 

Seluruh korban meninggal heli Basarnas jatuh berhasil dievakuasi

 Helikopter Basarnas jenis AS365N3 Dauphin jatuh usai menabrak tebing di perbukitan Gunung Butak, Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Sebanyak delapan korban berhasil dievakuasi tim gabungan.

"Korban terakhir berhasil dievakuasi sekitar pukul 02.00 WIB adalah pilot helikopter Kapten Laut Haryanto," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Temanggung Agus Sudaryono di Temanggung, Senin (3/7).

Helikopter tersebut rencananya bertolak ke Banjarnegara untuk membantu proses evakuasi letusan Kawah Sileri di kawasan Dieng.

Dilansir Antara, korban jatuhnya pesawat Basarnas sebanyak delapan orang dalam kondisi meninggal dunia, terdiri atas empat orang dari Basarnas dan empat awak helikopter terdiri atas pilot, copilot, dan dua teknisi.

Dia menuturkan semua jenazah langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan identifikasi. Secara umum proses evakuasi berjalan lancar, meskipun ada beberapa korban yang terjepit dan diperlukan peralatan khusus untuk mengevakuasinya.

"Evakuasi bagi korban terjepit tidak digunakan alat pemotong atau gergaji dikhawatirkan timbul percikan api, padahal masih banyak avtur, maka diperlukan alat khusus," katanya.

Menurut dia medan untuk evakuasi cukup berat, dari posko hingga lokasi kejadian memerlukan waktu 1,5 hingga 2 jam perjalanan. Dia mengatakan hari ini akan dilakukan evakuasi bangkai helikopter.

Basarnas tegaskan heli jatuh berisi 8 orang, ini identitasnya

 Helikopter Basarnas jenis AS365N3 Dauphin jatuh usai menabrak tebing di perbukitan Gunung Butak, Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Direktur Operasi Latihan Basarnas, Brigjen TNI (Mar) Ivan Titus menyatakan helikopter tersebut total membawa delapan orang.

Dia menjelaskan, jumlah tersebut terbagi menjadi empat orang kru dan empat orang anggota rescue. Informasi ini sekaligus membantah kabar yang menyebut ada sembilan orang dalam helikopter tersebut.

"Untuk jumlah krunya lima orang terdiri satu pilot, satu kopilot, teknisi dan navigasi. Nah untuk operasi Dieng ini kita turunkan satu jadi kru ada empat orang dan rescue ada empat orang. Isinya semua delapan orang, empat kru dan empat rescue," kata Brigjen TNI (Mar) Ivan Titus, Senin (3/7).

Berikut identitas empat kru dan anggota Basarnas di helikopter tersebut;
Basarnas
1. Muhammad Afandi
2. Nyoto Purwanto
3. Budi Resti
4. Catur

Kru Helikopter
1. Kapt laut P Haryanto
2. Kapt laut Li Solihin
3. Serka MPU Hari Marsono
4. Peltu LPU Budi Santoso. 

8 Korban tewas helikopter Basarnas diidentifikasi di RS Bhayangkara


 Jenazah delapan korban jatuhnya helikopter Basarnas Jawa Tengah menjalani proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Delapan jenazah tersebut tiba di rumah sakit di Semarang secara bergiliran pada Senin (3/7) dini hari.

Keluarga korban, termasuk Kepala Basarnas Jawa Tengah Agus Haryono menyambut kedatangan jenazah dalam suasana haru tersebut. Identifikasi itu dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVi) Polda Jawa Tengah.

Sebelumnya, para korban dibawa ke RSUD Temanggung setelah dilakukan evakuasi. Adapun delapan korban tewas merupakan kru dan penumpang helikopter.
Helikopter jenis Dauphin milik Basarnas itu dilaporkan terjatuh di Kabupaten Temanggung. Helikopter berwarna orange tersebut disiagakan di pintu keluar tol Gringsing, Kabupaten Batang, selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1438 Hijriah.

Helikopter tersebut rencananya bertolak ke Banjarnegara untuk membantu proses evakuasi korban letusan Kawah Sileri di kawasan Dieng. Namun sebelum melakukan evakuasi tersebut, helikopter terjatuh. 

Pemkot Solo bakal potong tunjangan PNS bolos usai libur Lebaran


Hari ini merupakan pertama masuk kerja bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), usai cuti bersama Idul Fitri 2017. Tak mau kecolongan, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menerjunkan tim gabungan untuk mengawasi presensi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tim gabungan yang melibatkan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), dan Inspektorat tersebut bertugas mengecek satu per satu presensi di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Jika ada PNS yang mangkir di hari pertama, pemkot akan menjatuhkan sanksi tegas, sesuai aturan berlaku.

"Saya berharap tidak ada PNS yang mangkir di hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama. Harus ada alasan yang jelas, misalnya sakit, ya harus dengan surat keterangan dari dokter. Kalau tanpa keterangan pasti akan kita jatuhi sanksi," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Budi Yulistianto, saat akan mengikuti apel bersama di halaman balai kota, Senin (3/7) pagi.

Budi menjelaskan, sanksi akan dijatuhkan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53/2010 tentang Disiplin PNS. Tak hanya sanksi disiplin, mereka juga bisa dijatuhi sanksi potong tambahan penghasilan (tamsil).

Ia menerangkan hari ini ASN akan bekerja seperti hari normal. Demikian juga untuk kantor pelayanan publik dipastikan sudah berjalan seperti biasa.

"Pelayanan publik akan kami optimalkan pada hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama Lebaran," kata sekda.

Untuk kegiatan hari ini, Budi menerangkan, diawali dengan apel pagi dan halalbihala di halaman balai kota. Kemudian dilanjutkan dengan pengecekan presensi ASN di masing-masing OPD