Sunday, 2 July 2017

8 Korban tewas helikopter Basarnas diidentifikasi di RS Bhayangkara


 Jenazah delapan korban jatuhnya helikopter Basarnas Jawa Tengah menjalani proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Delapan jenazah tersebut tiba di rumah sakit di Semarang secara bergiliran pada Senin (3/7) dini hari.

Keluarga korban, termasuk Kepala Basarnas Jawa Tengah Agus Haryono menyambut kedatangan jenazah dalam suasana haru tersebut. Identifikasi itu dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVi) Polda Jawa Tengah.

Sebelumnya, para korban dibawa ke RSUD Temanggung setelah dilakukan evakuasi. Adapun delapan korban tewas merupakan kru dan penumpang helikopter.
Helikopter jenis Dauphin milik Basarnas itu dilaporkan terjatuh di Kabupaten Temanggung. Helikopter berwarna orange tersebut disiagakan di pintu keluar tol Gringsing, Kabupaten Batang, selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1438 Hijriah.

Helikopter tersebut rencananya bertolak ke Banjarnegara untuk membantu proses evakuasi korban letusan Kawah Sileri di kawasan Dieng. Namun sebelum melakukan evakuasi tersebut, helikopter terjatuh. 

Pemkot Solo bakal potong tunjangan PNS bolos usai libur Lebaran


Hari ini merupakan pertama masuk kerja bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), usai cuti bersama Idul Fitri 2017. Tak mau kecolongan, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menerjunkan tim gabungan untuk mengawasi presensi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tim gabungan yang melibatkan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), dan Inspektorat tersebut bertugas mengecek satu per satu presensi di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Jika ada PNS yang mangkir di hari pertama, pemkot akan menjatuhkan sanksi tegas, sesuai aturan berlaku.

"Saya berharap tidak ada PNS yang mangkir di hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama. Harus ada alasan yang jelas, misalnya sakit, ya harus dengan surat keterangan dari dokter. Kalau tanpa keterangan pasti akan kita jatuhi sanksi," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Budi Yulistianto, saat akan mengikuti apel bersama di halaman balai kota, Senin (3/7) pagi.

Budi menjelaskan, sanksi akan dijatuhkan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53/2010 tentang Disiplin PNS. Tak hanya sanksi disiplin, mereka juga bisa dijatuhi sanksi potong tambahan penghasilan (tamsil).

Ia menerangkan hari ini ASN akan bekerja seperti hari normal. Demikian juga untuk kantor pelayanan publik dipastikan sudah berjalan seperti biasa.

"Pelayanan publik akan kami optimalkan pada hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama Lebaran," kata sekda.

Untuk kegiatan hari ini, Budi menerangkan, diawali dengan apel pagi dan halalbihala di halaman balai kota. Kemudian dilanjutkan dengan pengecekan presensi ASN di masing-masing OPD

Deretan Organisasi Kampus Tak Lazim & Aneh (2-Habis)


JAKARTA - Setiap kampus umumnya memiliki badan organisasi untuk melatih keterampilan para mahasiswanya. Misalnya, organisasi fotografi, debat, pecinta alam, dan sebagainya.
Namun, di belahan bumi lain kampus-kampus ini menawarkan organisasi yang tak lazim. Seperti organisasi makan pizza, organisasi pemberi pujian, atau organisasi sirkus. Nah, apa saja deretan organisasi kampus yang aneh ini? Berikut rinciannya seperti dinukil dari Her Campus.
The Medieval Renaissance Club, Kutztown University
Organisasi kampus di Pennsylvania, Amerika Serikat ini mungkin jadi jawaban dari kelelahan mengikuti modernisasi dunia yang tak ada habisnya. Pasalnya, organisasi ini akan menawarkan kamu gaya hidup sederhana ala masa renaisans di abad ke-14 sampai abad ke-17. Dalam organisasi ini, para member diajarkan keterampilan pada masa itu seperti pertukangan, menenun, dan menulis surat berantai. Tertarik kembali ke masa lampau?
Slacklining Club, University of Colorado Boulder 
Tahu olahraga slacklining? Olahraga ini menggunakan tali nilon yang diikatkan di antara dua pohon kemudian kamu bisa beratraksi di atasnya? Nah, organisasi di kampus yang terletak di Colorado ini menawarkan pengalaman berolahraga menggunakan tali nilon itu. Mereka juga mengumpulkan uang dengan menjual peralatan olahraga slacklining demi mengembalikan hutan hujan di Brazil.
The Tree Musketeers, Northern Michigan University
Bila kamu pernah mendengar Three Musketeers, ini adalah organisasi untuk Tree Musketeers. Terinspirasi dari kehidupan Tarzan yang bisa melalui pohon demi pohon, di organisasi ini para member diajak berdiskusi dalam rapat tentang teknik dan lokasi demi terwujudnya petualangan seru di masa depan ala tarzan ini. Tertarik?

Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Arus Lalin di Depok Lengang


DEPOK – Arus lalu lintas di Kota Depok, Jawa Barat, pada hari pertama, Senin (3/7/2017), masuk kerja pasca-libur Lebaran, terpantau lancar cenderung lengang.
Dari pantauan UCINews, di sejumlah titik yang biasanya menjadi simpul kemacetan, lalu lintas tampak lancar, seperti di Simpang Juanda, Simpang Ramanda, dan sepanjang ruas utama Jalan Margonda Raya.
Salah satu pengendara sepeda motor, Ahadi Pamungkas (28), mengaku bahwa dirinya sempat memprediksi arus lalu lintas akan sangat macet. "Ternyata lancar. Baguslah," kata warga Depok yang bekerja di perusahaan swasta kawasan Palmerah, Jakarta Barat.
Hal senada juga diungkapkan oleh pengemudi ojek online, Linggom (35). Biasanya ia sudah mengangkut 5-6 orang penunpang pada hari kerja. "Sekarang baru dua. Biasanya sudah banyak. Jalanan juga lenggang tadi," kata Linggom.
Menurutnya, masih liburnya anak sekolah dan masih adanya warga yang mudik membuat jalanan lengang. "Ada yang masih mudik juga mungkin," tandasnya.

Ketum Perindo Dikriminalisasi, Rescue Perindo: Jangan Campuri Hukum dengan Kepentingan Politik


JAKARTA – Ketua Umum Rescue Partai Perindo, Adin Deni, menilai Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo telah dikriminalisasi dalam persoalan SMS yang dikirimkannya kepada Jaksa Yulianto.
"Kita melihat ada sesuatu yang tidak benar yang menimpa pimpinan kita gitu, dikriminalisasi," katanya Senin (3/7/2017).
Oleh sebab itu, pihaknya akan membuat petisi dukungan terhadap Hary Tanoe. Ia juga berharap penegak hukum tidak dicampuri dengan kepentingan politik.
"Jadi, ini harus disikapi oleh kita bahwa birokrasi dan kejaksaan itu harus benar-benar tidak dicampur dengan politik," harapnya.
Adin menegaskan, jika praktik hukum disusupi dengan kepentingan, maka lambat laun penegakan hukum di Indonesia akan rusak.
"Jadi jika dibiarkan seperti ini Indonesia ke depannya mau seperti apa?" tutupnya.

Rujak Unik dari Aceh, Berbahan Dasar Batok Kelapa


Jika Anda pencinta cemilan rujak, sungguh tak lengkap rasanya jika belum mencicipi rujak yang satu ini. Lazimnya rujak terdiri dari aneka buah, tapi rujak yang satu ini terbuat dari batok kelapa.

Rujak unik ini bisa ditemukan di lintas jalur Banda Aceh - Medan, tepatnya di kilometer 23,5 Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar.Rujak Batok Kelapa atau yang dalam bahasa Aceh disebut dengan Lincah U Groh, selalu menjadi penyegar setelah lelah melakukan perjalanan jauh termasuk dalam suasana arus balik Lebaran saat ini.

Di musim arus balik seperti ini, gerai rujak U Groh alias rujak batok kelapa menjadi destinasi istirahat yang dipilih para pemudik. Di sini pengunjung bisa menikmati rujak U Groh yang menyegarkan, plus juga pemandangan persawahan yang menyejukkan.

Batok kelapa muda dikerik dan dicuci, lalu dicampurkan dengan bumbu rujak dan diberi perasan air jeruk nipis. Rasa lelah yang dirasakan selama perjalanan otomatis jadi hilang setelah menikmati rujak U Groh.

“Ini pertama kali saya menikmati rujak batok kelapa ini. Rasanya sangat menyegarkan, bisa dibayangkan lelahnya melakukan perjalanan selama 5 jam, terbayar dengan rasa rujak yang nendang begini,” ujar Dahlan, pemudik yang melakukan perjalanan balik ke Banda Aceh, Sabtu (1/7/2017).

Hal yang sama juga diungkapkan Haris, penikmat lainnya rujak U Groh. Menurutnya perjalanan balik dengan menggunakan sepeda motor cukup melelahkan. 

Kedai rujak U Groh bernama Aneuk Garuda ini menjadi rest area yang tepat untuk beristirahat dan menikmati camilan yang menyegarkan
“Jalur lintas ini tidak memiliki rest area, jadi kedai rujak inilah yang dijadikan tempat beristirahat para pengguna jalan. Apalagi di sini tersedia camilan segar yakni rujak batok kelapa,” ujar Haris.

Pemilik gerai rujak U Groh, Suwardi, mengaku sudah berjualan rujak sejak tahun 2007. Awalnya ia hanya ingin coba-coba memakan batok kelapa muda yang diberi perasan jeruk nipis dan campuran cabe rawit. Ternyata rasanya cukup segar. Ia pun menjadikan batok kelapa muda ini sebagai menu andalan rujak di kedainya.
“Iya, awalnya coba-coba sendiri saja, dan ternyata rasanya enak, dan ini khas kami sendiri,” jelas Suwardi.

Harganya pun sangat sesuai dengan kantong, hanya Rp 10.000 per mangkuk. Begitu banyaknya peminat rujak U Groh di musim arus balik dan libur Lebaran, tak heran jika Suwardi bisa menghabiskan seribu butir kelapa muda dalam sehari.

“Bahkan sering juga kehabisan bahan baku kelapa muda untuk memenuhi permintaan pengunjung. Apalagi kalau sudah sore, kami sering kehabisan kelapa dan tidak bisa menyajikan rujak batok kelapa kepada pengunjung,” tuturnya.

Tak hanya makan ditempat, pengunjung juga banyak yang menjadikan rujak U Groh sebagai camilan di perjalanan. Selain rujak U Groh, Suwardi juga menyediakan rujak buah dan air kelapa muda.

Sindiran Kapolda Metro minta Habib Rizieq nikmati liburan di Arab


Pimpinan FPI Habib Rizieq Syihab hingga kini masih belum pulang ke tanah air. Terakhir, Rizieq berjanji akan segera kembali ke Indonesia dalam waktu dekat jika polisi menghentikan kasusnya.

Rizieq memastikan tidak akan mundur melakukan perlawanan atas ketidakadilan yang ada di Indonesia. Saat ini, Rizieq diketahui tak lagi berada di Arab Saudi. Ketua Umum DPP FPI Ahmad Sobri Lubis mengatakan Habib Rizieq Syihab kini sedang berada di Yaman.

"Sangat senang beliau di sana (Yaman), tidak ada permasalahan," kata Sobri di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (27/6) lalu.

Sindiran pun datang dari Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan terhadap Rizieq. Jenderal polisi bintang dua itu menyindir agar Rizieq menikmati liburannya.

"Nikmati aja dulu jalan-jalannya," kata Iriawan di Gerbang Tol Cikarang Utama I, Kabupaten Bekasi, Jumat (30/6).

Iriawan juga tak menjawab secara detail saat ditanya apakah jika pulang ke tanah air Rizieq akan langsung ditahan atau tidak.

"Kita lihat nanti, sesuai dengan perbuatannya ya," katanya.

Namun demikian, dia menegaskan, penyidik kepolisian bakal menuntaskan kasus tersebut meski tanpa keterangan Rizieq.

"Iya enggak juga, kita santai-santai aja. Saya pikir kan ada hal yang lebih penting dari kasus itu," pungkas Iriawan.

Beberapa hari sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan Polda Metro Jaya masih melengkapi berkas penyidikan terhadap Rizieq Syihab. Pihaknya menunggu kepulangan Rizieq sembari melengkapi berkas yang dibutuhkan.

"Kita tunggu saja ya, kita masih menyelesaikan berkasnya dulu, kita lengkapi dulu, kita selesaikan semuanya seandainya nanti dia (Rizieq Syihab) datang berkasnya sudah jadi," ujarnya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (27/6) lalu.

Argo juga mengatakan, jika diperlukan pihaknya akan memanggil kembali para saksi untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan dalam penyidikan kasus tersebut.

"Tentunya setelah melihat pemeriksaan beberapa saksi nanti kita lihat ada kekurangan atau tidak ya. Nanti kita gelarkan kalau kurang kita tambahi. Pasti kita lakukan itu," katanya.